9Jenis Ikan Discus yang Cocok untuk Aquascape. 1. Red Ribbon (Rp80-250 Ribu) sumber: akuatik.id. Ikan discus ini memiliki warna dasar putih kekuningan. Corak polanya berbentuk bulat abstrak yang tidak beraturan. Bagian siripnya memiliki warna bening kemerahan.
Ikan Discus atau ikan symphysodon adalah salah satu jenis ikan hias air tawar yang berasal dari wilayah Amazon, Amerika Selatan. Ikan ini dikenal dengan warna tubuhnya yang indah dan beragam, serta bentuk tubuhnya yang bulat dan pipih. Ikan Discus sangat populer di kalangan penghobi ikan karena keindahan dan keunikan bentuk dan warna sisiknya. Berikut adalah beberapa informasi tentang ikan Discus Karakteristik Fisik Ikan Discus memiliki karakteristik fisik sebagai berikut Bentuk Tubuh Ikan Discus memiliki bentuk tubuh yang bulat dan pipih dengan sirip panjang dan lebar. Ikan Discus memiliki kepala yang pipih dan mulut yang besar. Ukuran Ukuran ikan Discus dewasa bisa mencapai 20 cm dengan berat sekitar 200 gram. Warna Sisik Warna sisik ikan Discus sangat bervariasi, mulai dari merah, kuning, hijau, biru, hingga coklat dan hitam. Warna sisik pada ikan Discus bisa bervariasi dari satu individu ke individu lainnya, tergantung pada jenis dan varietasnya. Sisik Sisik ikan Discus sangat halus dan terlihat seperti bahan dasar yang sangat halus dan sangat transparan. Sisik ini memiliki penampilan yang mirip dengan kristal dan memiliki efek yang indah ketika terkena cahaya. Sirip Ikan Discus memiliki sirip yang panjang dan lebar. Sirip punggung dan sirip ekor pada ikan Discus sangat indah dan sering menjadi daya tarik utama bagi penghobi ikan. Kepribadian Ikan Discus cenderung berenang dengan lambat dan sering menghabiskan waktu beristirahat di permukaan air atau di sisi akuarium. Ikan Discus terkenal dengan kepribadiannya yang tenang dan damai. Dalam kesimpulan, ikan Discus memiliki bentuk tubuh yang bulat dan pipih dengan sirip panjang dan lebar. Warna sisiknya sangat bervariasi dan sangat indah untuk dilihat. Ikan Discus juga memiliki kepribadian yang tenang dan damai, sehingga cocok untuk ditempatkan di akuarium yang tenang dan damai. Persyaratan Lingkungan Berikut adalah beberapa persyaratan lingkungan yang perlu diperhatikan dalam memelihara ikan Discus Suhu Air Suhu air yang ideal untuk ikan Discus berkisar antara 28-30 derajat Celcius. Suhu air yang terlalu dingin atau terlalu panas dapat menyebabkan ikan Discus menjadi stres dan rentan terhadap penyakit. pH Air pH air yang ideal untuk ikan Discus berkisar antara 5,0-7,0. Ikan Discus membutuhkan kondisi air yang lembut dan sedikit asam. Kualitas Air Kualitas air yang baik sangat penting dalam memelihara ikan Discus. Air harus bersih, tidak beracun, dan memiliki kandungan oksigen yang cukup. Pastikan untuk mengganti air secara rutin untuk mencegah tumbuhnya bakteri dan jamur yang dapat membahayakan ikan. Aerasi dan Filtrasi Aerasi dan filtrasi air sangat penting untuk menjaga kualitas air yang baik dan mencegah tumbuhnya bakteri dan jamur. Pasang sistem aerasi dan filter yang baik untuk memenuhi kebutuhan lingkungan air ikan Discus. Pencahayaan Ikan Discus tidak memerlukan pencahayaan yang terlalu terang. Berikan pencahayaan yang cukup agar ikan Discus bisa melihat makanan dan lingkungan sekitar, namun jangan terlalu terang karena bisa menyebabkan stres pada ikan. Dalam melakukan pemeliharaan ikan Discus, perlu memperhatikan kualitas air dan memberikan makanan yang seimbang untuk mendukung pertumbuhan dan kesehatan ikan. Ikan Discus juga memerlukan lingkungan yang tenang dan damai untuk tumbuh dan berkembang dengan baik. Pastikan untuk menjaga suhu, pH, dan kualitas air yang baik serta memperhatikan pencahayaan dan filtrasi air yang tepat untuk memastikan keberhasilan dalam memelihara ikan Discus. Pemeliharaan Berikut adalah beberapa tips pemeliharaan ikan Discus yang perlu diperhatikan Kualitas Air Kualitas air yang baik sangat penting dalam memelihara ikan Discus. Pastikan air dalam akuarium bersih dan bebas dari kontaminasi seperti bakteri, parasit, dan jamur. Lakukan penggantian air secara rutin, yaitu sekitar 30% setiap minggu. Periksa pH, suhu, dan kandungan oksigen air secara rutin untuk memastikan kondisi air yang optimal bagi ikan Discus. Pemilihan Makanan Ikan Discus memerlukan makanan yang seimbang dan bergizi untuk mendukung pertumbuhan dan kesehatannya. Berikan makanan yang beragam, seperti pelet, cacing sutera, dan udang kecil. Pastikan makanan yang diberikan segar dan bebas dari kandungan bahan pengawet yang berbahaya bagi ikan. Pemilihan Akuarium Akuarium yang digunakan untuk ikan Discus harus memenuhi persyaratan lingkungan yang sesuai, seperti suhu air yang stabil, pH yang rendah, dan tingkat kecerahan yang cukup. Pastikan ukuran akuarium yang digunakan cukup besar untuk menampung ikan Discus dewasa, dengan minimal ukuran 120 cm x 60 cm x 60 cm untuk satu pasang ikan. Penyediaan Perangkat Pendukung Penyediaan perangkat pendukung seperti sistem aerasi dan filter air sangat penting untuk menjaga kualitas air dalam akuarium. Pastikan perangkat pendukung yang digunakan bekerja dengan baik dan rutin membersihkan sistem filter air agar tetap bersih dan bebas dari bakteri dan jamur. Perawatan Kesehatan Lakukan perawatan kesehatan secara rutin untuk ikan Discus, seperti pengobatan dan perawatan ketika ikan terkena penyakit atau luka. Pastikan untuk memisahkan ikan yang sakit dari ikan yang sehat untuk mencegah penyebaran penyakit ke ikan yang lain. Pemilihan Pasangan Ikan Pilih pasangan ikan Discus yang sehat dan memiliki kondisi fisik yang baik. Pastikan pasangan ikan yang dipilih memiliki ukuran dan warna sisik yang serupa agar menghasilkan keturunan yang sehat dan berkualitas. Dalam melakukan pemeliharaan ikan Discus, perlu memperhatikan kualitas air dan memberikan makanan yang seimbang untuk mendukung pertumbuhan dan kesehatan ikan. Ikan Discus juga memerlukan lingkungan yang tenang dan damai untuk tumbuh dan berkembang dengan baik. Pastikan untuk menjaga suhu, pH, dan kualitas air yang baik serta memperhatikan pencahayaan dan filtrasi air yang tepat untuk memastikan keberhasilan dalam memelihara ikan Discus. Kepribadian Ikan Discus terkenal dengan kepribadiannya yang tenang dan damai. Ikan ini cenderung berenang dengan lambat dan sering menghabiskan waktu beristirahat di permukaan air atau di sisi akuarium. Ikan Discus sangat cocok untuk ditempatkan di akuarium yang tenang dan damai, karena ikan ini sangat sensitif terhadap stres dan lingkungan yang tidak stabil. Ikan Discus juga cenderung bersifat sosial dan akan lebih nyaman jika dipelihara bersama dengan beberapa ekor ikan Discus lainnya. Namun, perlu diingat bahwa ikan Discus juga memiliki hierarki sosial di dalam kelompoknya. Oleh karena itu, perhatikan jumlah ikan dan ukuran akuarium yang cukup besar untuk menampung semua ikan dan meminimalkan konflik di antara mereka. Ketika ikan Discus merasa tidak nyaman atau stres, mereka dapat menunjukkan tanda-tanda dengan perilaku yang berbeda seperti bersembunyi di sudut akuarium, tidak mau makan, atau berenang dengan tidak stabil. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan lingkungan akuarium dan memberikan kondisi yang optimal bagi ikan Discus agar mereka merasa nyaman dan sehat. Pembiakan Berikut adalah beberapa tips pembiakan ikan Discus Pemilihan Induk Pilih pasangan ikan Discus yang sehat dan memiliki kondisi fisik yang baik. Pastikan pasangan ikan yang dipilih memiliki ukuran dan warna sisik yang serupa agar menghasilkan keturunan yang sehat dan berkualitas. Kondisi Lingkungan Perhatikan kondisi lingkungan dalam akuarium yang akan digunakan untuk pembiakan, seperti suhu air, pH, dan kualitas air. Pastikan kondisi air dalam akuarium stabil dan optimal untuk mendukung perkembangan telur dan larva ikan Discus. Proses Kawin Ikan Discus akan melakukan ritual kawin, di mana pasangan akan menempelkan tubuh mereka secara horizontal dan melepaskan telur dan sperma. Telur yang dilepaskan akan menempel pada permukaan objek dalam akuarium, seperti daun atau batu. Penjagaan Telur dan Larva Setelah melakukan kawin, pasangan ikan Discus akan menjaga dan mengawasi telur hingga menetas. Setelah menetas, larva ikan Discus masih memerlukan perhatian khusus, seperti pemberian makanan khusus yang mudah dicerna dan pembersihan kotoran yang terakumulasi di dalam akuarium. Perawatan Keturunan Setelah larva ikan Discus mencapai ukuran tertentu, mereka bisa dipisahkan dari pasangan induk dan ditempatkan dalam akuarium yang terpisah. Pastikan memberikan makanan yang seimbang dan kualitas air yang optimal untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan ikan Discus yang sehat. Dalam melakukan pembiakan ikan Discus, perlu memperhatikan pemilihan pasangan ikan yang sehat, kondisi lingkungan yang optimal, serta perawatan dan pengawasan telur dan larva yang baik. Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, diharapkan dapat menghasilkan keturunan ikan Discus yang sehat dan berkualitas. Harga Harga ikan Discus dapat bervariasi tergantung pada ukuran, warna, dan varietasnya. Secara umum, harga ikan Discus mulai dari beberapa ratus ribu hingga jutaan rupiah per ekor. Berikut adalah estimasi harga ikan Discus di Indonesia Ukuran 4-5 cm Rp – Rp per ekor Ukuran 6-7 cm Rp – Rp per ekor Ukuran 8-9 cm Rp – Rp per ekor Ukuran 10-11 cm Rp – Rp per ekor Ukuran di atas 12 cm Harga bisa mencapai puluhan juta rupiah per ekor. Harga tersebut hanya bersifat perkiraan dan dapat berbeda di setiap daerah dan toko ikan. Pastikan membeli ikan Discus dari penjual terpercaya dan menjaga kondisi ikan dengan baik setelah dibeli untuk mendukung pertumbuhan dan kesehatan ikan Discus. Dalam melakukan pemeliharaan ikan Discus, perlu memperhatikan kualitas air dan memberikan makanan yang seimbang untuk mendukung pertumbuhan dan kesehatan ikan. Ikan Discus juga memerlukan lingkungan yang tenang dan damai untuk tumbuh dan berkembang dengan baik. Ikandiscus memiliki sifat cenderung ~ Dapat kita lihat bahwa ikan discus blue diamond dengan dominasi warna biru memiliki sifat fisik yang sangat terlihat. Predator 1 Lihat jawaban vigav79 menunggu jawabanmu. Your Ikan discus memiliki sifat cenderung images are available. Ikan discus memiliki sifat cenderung are a topic that is being searched Ikan Discus Symphysodon spp. adalah salah satu jenis ikan air tawar yang berasal dari daerah Amazon, Amerika Selatan. Ikan ini terkenal dengan keindahan warna-warni pada tubuhnya dan bentuk cakar yang besar dan lebar. Ikan Discus juga dikenal sebagai ikan yang sangat pintar dan mampu berinteraksi dengan Discus termasuk ke dalam keluarga Cichlidae dan memiliki beberapa jenis seperti Discus Hijau, Discus Turquoise, Discus Marlboro, Discus Red Melon, Discus Red Pigeon, dan masih banyak lagi. Ikan ini termasuk ke dalam jenis ikan hias yang cukup populer di kalangan pecinta ikan Discus dapat tumbuh hingga mencapai panjang 20 cm dan memiliki rentang usia antara 8 hingga 10 tahun. Mereka sangat membutuhkan air bersih dan berkualitas tinggi, serta lingkungan yang nyaman dan stabil untuk pertumbuhannya. Ikan Discus membutuhkan perawatan khusus dan lingkungan yang teratur untuk mencegah terjadinya masalah kesehatan dan mempertahankan keindahan beberapa pertanyaan dari yang sering muncil terkait ikan discus 1. Kenapa Ikan Discus Berubah Warna ?Perubahan warna pada ikan Discus sebaiknya diwaspadai dan diperhatikan dengan baik, karena bisa menjadi pertanda adanya masalah kesehatan atau lingkungan di dalam akuarium. Jika perubahan warna disebabkan oleh stres atau perubahan lingkungan, sebaiknya segera mengambil tindakan untuk memperbaiki kondisi lingkungan dan mengurangi stres pada Discus dapat berubah warna karena beberapa alasan, di antaranya adalahStres Ikan Discus yang mengalami stres dapat berubah warna menjadi lebih gelap atau pucat. Stres dapat disebabkan oleh perubahan lingkungan, perubahan suhu, atau interaksi dengan ikan lain di dalam Lingkungan Perubahan lingkungan seperti perubahan suhu, pH, atau kondisi air dapat mempengaruhi warna ikan Discus. Jika lingkungan ikan Discus tidak stabil atau tidak terjaga dengan baik, maka ikan Discus dapat berubah Kesehatan Kondisi kesehatan yang buruk pada ikan Discus dapat menyebabkan perubahan warna pada tubuh ikan. Jika ikan Discus mengalami infeksi atau parasit, tubuhnya dapat berubah warna menjadi lebih pucat atau Makanan Ikan Discus Apa Biar Warna nya Keluar ?Sebaiknya, pilihlah makanan yang diformulasikan khusus untuk ikan Discus, baik berupa makanan hidup seperti cacing sutra, kutu air, atau udang kecil, maupun makanan kering atau pellet yang mengandung nutrisi lengkap yang dibutuhkan oleh ikan itu, jangan lupa untuk memberikan variasi makanan yang seimbang dan teratur. Selain itu, pastikan bahwa makanan yang diberikan sudah terlebih dahulu dicuci bersih dan diberikan dalam porsi yang cukup agar tidak mengganggu kondisi kesehatan ikan Discus dan kualitas air di dalam Kenapa Ikan Discus Mojok ?Ikan Discus dapat "mojok" atau bersembunyi di bawah daun atau di sudut akuarium ketika merasa tidak nyaman atau stres. Beberapa alasan mengapa ikan Discus bisa mojok antara lainKualitas air yang buruk Jika kualitas air di dalam akuarium buruk, seperti kadar amonia atau nitrit yang tinggi, maka dapat menyebabkan stres pada ikan Discus. Hal ini dapat membuat ikan Discus mojok atau bersembunyi di tempat yang yang tidak cocok Ikan Discus membutuhkan lingkungan yang nyaman dan aman untuk bisa beradaptasi dan tumbuh dengan baik. Jika lingkungan dalam akuarium tidak sesuai dengan kebutuhan ikan Discus, misalnya suhu air yang terlalu dingin atau terlalu panas, atau kerapatan ikan yang terlalu banyak, maka dapat membuat ikan Discus menjadi stres dan Ikan Discus yang sakit atau terinfeksi parasit juga dapat menjadi stres dan mojok. Beberapa penyakit yang sering menyerang ikan Discus antara lain parasit, infeksi bakteri atau jamur, dan infeksi ikan Discus terus-menerus mojok, sebaiknya segera periksa kondisi air di dalam akuarium dan pastikan bahwa lingkungan dan kondisi air dalam akuarium memenuhi standar yang diperlukan. Selain itu, periksa juga apakah ikan Discus terinfeksi penyakit atau parasit dan lakukan tindakan pengobatan yang Kenapa Ikan Discus Tidak Mau Makan ?Ada beberapa alasan mengapa ikan Discus tidak mau makanStres Ikan Discus dapat merasa stres karena beberapa faktor seperti lingkungan yang tidak cocok, penyakit, atau faktor-faktor lain yang membuat ikan tidak nyaman. Stres dapat membuat ikan Discus kehilangan nafsu air yang buruk Kualitas air di dalam akuarium yang buruk dapat membuat ikan Discus menjadi tidak sehat dan kehilangan nafsu atau penyakit Ikan Discus yang terinfeksi penyakit atau parasit mungkin tidak ingin makan. Beberapa gejala penyakit pada ikan Discus meliputi kulit yang terlihat pucat atau berubah warna, muncul bintik-bintik putih, atau hilangnya nafsu makan yang berlebihan Memberikan porsi makan yang terlalu banyak pada ikan Discus juga dapat membuat ikan kehilangan nafsu rutin Ikan Discus yang mengalami perubahan rutin, seperti dipindahkan ke akuarium yang baru, dapat kehilangan nafsu ikan Discus tidak mau makan, periksa terlebih dahulu kondisi air di dalam akuarium dan pastikan bahwa kualitas air dalam kondisi baik. Selain itu, pastikan juga bahwa porsi makan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan ikan Kenapa Ikan Discus Tidak Mau Makan ?Ikan Discus merupakan ikan yang terkenal dengan keindahan warna dan bentuknya, namun terkadang ikan Discus dapat saling berantem. Ada beberapa alasan mengapa ikan Discus bisa berantem antara lainWilayah kekuasaan Ikan Discus dapat menjadi sangat territorial dan cenderung mempertahankan wilayah kekuasaannya. Ketika terdapat ikan Discus lain yang masuk ke wilayah tersebut, maka ikan Discus akan melakukan aksi peringatan atau ikan Kepadatan ikan dalam satu tempat tertentu dapat membuat ikan Discus bersaing untuk mendapatkan sumber daya dan ruang hidup. Hal ini dapat memicu tindakan agresif atau saling berantem antara ikan makanan Ikan Discus yang kelaparan atau kekurangan nutrisi dapat menjadi sangat agresif dan mencoba untuk mendapatkan makanan dengan cara saling atau induk betina yang sedang bertelur Ikan Discus yang sedang berpasangan atau induk betina yang sedang bertelur dapat menjadi sangat agresif dan mempertahankan area di sekitar sarang bertelur menghindari terjadinya perkelahian antar ikan Discus, pastikan untuk memberikan ruang yang cukup dalam akuarium, serta perhatikan jumlah dan jenis ikan yang ditempatkan di dalamnya. Selain itu, pastikan juga bahwa ikan Discus mendapatkan makanan yang cukup dan sesuai dengan kebutuhan Kenapa Ikan Discus Berenang Miring ?Ada beberapa alasan mengapa ikan Discus bisa berenang miring. Salah satunya adalah karena masalah kesehatan, misalnya karena terkena penyakit pada sistem saraf atau organ dalam tubuhnya. Selain itu, ikan Discus yang mengalami stres atau kecemasan juga dapat membuatnya berenang miring. Ikan Discus yang terlalu takut atau merasa terancam bisa mengalami stres dan berenang miring sebagai responsnya. Pemilihan jenis pakan atau jenis air yang tidak cocok bagi ikan Discus juga bisa membuatnya merasa tidak nyaman, dan akibatnya ikan tersebut bisa berenang perlu diingat bahwa ikan Discus juga bisa berenang miring karena kebiasaan alaminya. Ikan Discus sering kali berenang melintang dan mendatar, namun kadang-kadang juga cenderung berenang miring atau condong ke satu sisi. Hal ini bukan masalah kesehatan atau stres, melainkan cenderung merupakan kebiasaan atau karakteristik dari ikan Discus itu sendiri. Oleh karena itu, penting untuk memahami karakteristik ikan Discus dan memperhatikan apakah ada gejala-gejala yang menyertai perilaku berenang miring, seperti mengambang terlalu lama atau tidak bisa mengontrol arah gerakan saat berenang7. Kenapa Ikan Discus Ada Bintik Hitam ?Bintik hitam pada ikan Discus bisa menjadi indikator kesehatan ikan tersebut. Jika bintik hitam tersebut bersifat alami, maka tidak perlu khawatir. Bintik hitam alami pada ikan Discus biasanya merupakan ciri khas dari spesies tertentu atau varian yang diturunkan dari varian-varian tertentu. Bintik hitam ini cenderung terlihat lebih mencolok pada ikan Discus yang berwarna cerah, dan bisa menjadi karakteristik yang menarik bagi para pecinta ikan bintik hitam pada ikan Discus juga bisa menjadi tanda-tanda penyakit atau masalah kesehatan yang lebih serius. Bintik hitam yang tidak wajar biasanya disebabkan oleh bakteri atau parasit, dan bisa menyebar ke seluruh tubuh ikan. Selain itu, lingkungan yang tidak sehat atau buruk juga bisa menjadi penyebab bintik hitam pada ikan Discus. Oleh karena itu, penting untuk memantau kesehatan ikan Discus secara teratur, termasuk memeriksa keberadaan bintik hitam yang muncul pada Kenapa Ikan Discus Makan Telur ?Alasan ikan discus memakan telur adalah karena mereka secara alami adalah predator yang memakan telur dan larva di alam liar. Ikan discus juga memiliki naluri untuk mencari sumber makanan yang mudah dan dapat dicerna. Telur yang diletakkan di dalam akuarium menjadi sasaran empuk bagi ikan discus untuk dimakan karena kandungan proteinnya yang tinggi. Terlebih lagi, ikan discus juga cenderung makan telur karena mereka merasa stres atau tidak nyaman dengan lingkungan akuarium yang tidak sesuai dengan kebutuhan ikan discus Anda terus-menerus memakan telur, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasinya. Pertama, pastikan lingkungan akuarium memenuhi kebutuhan ikan discus seperti suhu, pH, dan kualitas air yang baik. Kedua, pertimbangkan untuk memberikan pakan yang seimbang untuk mengurangi keinginan ikan discus untuk mencari sumber makanan alternatif. Terakhir, coba gunakan perlindungan untuk telur seperti penjaga telur atau tempat pemijahan yang terpisah dari ikan discus untuk memastikan keberhasilan penetasan telur. Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, ikan discus Anda akan tetap sehat dan terhindar dari kebiasaan memakan Apakah ikan discus bisa dipelihara bersama dengan jenis ikan lainnya?Ikan discus bisa dipelihara bersama dengan jenis ikan lainnya di dalam satu akuarium, namun perlu diperhatikan bahwa ikan yang dipilih harus sesuai dengan kebutuhan lingkungan ikan discus. Sebaiknya memilih ikan yang memiliki kebutuhan lingkungan dan suhu air yang serupa dengan ikan discus. Selain itu, perlu dihindari memelihara ikan yang memiliki sifat agresif atau dapat memakan ikan discus. Beberapa jenis ikan yang sering dipelihara bersama dengan ikan discus adalah rasbora, corydoras, neon tetra, cardinal tetra, dan ram adalah ikan kecil yang sering dijadikan teman ikan discus. Ikan ini memiliki warna cerah dan gerakan yang lambat, sehingga cocok untuk dipelihara bersama dengan ikan discus yang aktif. Corydoras juga sering dipilih sebagai teman ikan discus karena memiliki gerakan yang lambat dan dapat menjaga kebersihan dasar akuarium. Neon tetra dan cardinal tetra memiliki ukuran kecil dan warna cerah yang mencolok, sehingga cocok untuk dipelihara bersama dengan ikan discus yang memiliki warna indah. Sementara itu, ram cichlid memiliki sifat yang tidak terlalu agresif dan cocok dipelihara bersama dengan ikan discus yang memiliki sifat yang lebih tenang. Namun, perlu diingat bahwa tidak semua jenis ikan cocok dipelihara bersama dengan ikan discus. Sebaiknya melakukan pengecekan dan konsultasi dengan ahli sebelum memutuskan untuk memelihara jenis ikan yang berbeda dengan ikan discus di dalam satu Apa saja jenis ikan yang sering dijadikan teman untuk ikan discus di akuarium?Dalam memilih ikan yang cocok untuk dipelihara bersama dengan ikan discus, hal yang paling penting untuk diperhatikan adalah kecocokan parameter air. Ikan discus memiliki kebutuhan suhu air yang cukup tinggi, yaitu sekitar 26-30 derajat Celsius, dengan pH berkisar antara 6,0 hingga 7,5. Oleh karena itu, ikan yang dipelihara bersama dengan ikan discus harus memiliki kebutuhan lingkungan yang serupa. Beberapa jenis ikan yang sering dijadikan teman untuk ikan discus di akuarium adalah neon tetra, cardinal tetra, corydoras, dan tetra merupakan salah satu jenis ikan kecil yang cocok dipelihara bersama dengan ikan discus. Neon tetra memiliki warna biru yang mencolok pada bagian atas tubuhnya, sehingga membuat ikan discus semakin terlihat indah. Cardinal tetra juga memiliki warna biru yang mencolok pada bagian atas tubuhnya, sehingga cocok untuk dipelihara bersama dengan ikan discus. Corydoras adalah jenis ikan dasar yang memiliki pergerakan yang lambat dan cocok untuk menjadi teman ikan discus yang lebih aktif. Sementara itu, rasbora memiliki warna merah yang mencolok pada bagian ekor dan siripnya, sehingga bisa menambah keindahan di dalam perlu diingat bahwa tidak semua jenis ikan cocok dipelihara bersama dengan ikan discus. Ada beberapa jenis ikan yang tidak cocok dipelihara bersama dengan ikan discus karena memiliki kebutuhan lingkungan yang berbeda. Beberapa jenis ikan seperti ciclids dan gurame, misalnya, seringkali tidak cocok dipelihara bersama dengan ikan discus karena memiliki kebutuhan lingkungan yang berbeda dan bisa menjadi agresif terhadap ikan discus. Oleh karena itu, sebaiknya melakukan pengecekan dan konsultasi dengan ahli sebelum memutuskan untuk memelihara jenis ikan yang berbeda dengan ikan discus di dalam satu Apa yang menjadi penyebab ikan discus stress dan bagaimana cara mengatasinya?Beberapa faktor yang dapat menyebabkan ikan discus mengalami stres di antaranya adalah lingkungan yang tidak sesuai, perubahan suhu air yang tiba-tiba, ketidakcocokan dengan jenis ikan lain di dalam akuarium, serta keberadaan parasit atau bakteri yang menyerang tubuh ikan. Ketika ikan discus mengalami stres, mereka dapat menunjukkan gejala-gejala seperti kehilangan nafsu makan, kehilangan warna, gerakan yang lambat, dan kurang aktif. Untuk mengatasinya, hal pertama yang harus dilakukan adalah mencari tahu penyebab stres dan mengatasinya. Jika lingkungan tidak sesuai, maka perlu disesuaikan dengan kebutuhan ikan discus, seperti meningkatkan suhu air atau mengganti air yang tercemar. Jika terdapat parasit atau bakteri yang menyerang tubuh ikan, maka perlu dilakukan pengobatan dengan obat yang itu, memberikan makanan yang baik dan seimbang juga bisa membantu mengurangi stres pada ikan discus. Hindari memberikan makanan yang berlebihan dan pastikan ikan discus mendapatkan nutrisi yang cukup dari makanannya. Juga, penting untuk memperhatikan kondisi kualitas air dan memastikan pH dan suhu air sesuai dengan kebutuhan ikan. Menerapkan aturan feeding yang baik juga dapat membantu mengurangi stres pada ikan discus. Dalam menjaga kondisi lingkungan dan kesehatan ikan discus, perlu dilakukan perawatan secara teratur dan menyeluruh, seperti membersihkan akuarium secara berkala, memonitoring parameter air, dan memberikan makanan yang sehat. Dengan cara ini, ikan discus dapat tetap sehat dan terhindar dari stres yang Apa yang harus diperhatikan dalam memilih pasangan ikan discus untuk dikawinkan? Memilih pasangan ikan discus untuk dikawinkan merupakan hal yang penting untuk dilakukan dalam upaya reproduksi ikan discus. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih pasangan ikan discus yang cocok untuk dikawinkan. Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah usia. Pasangan ikan discus yang baik untuk dikawinkan adalah ikan discus yang sudah dewasa, yaitu berusia sekitar 1,5-2 tahun. Pasangan ikan discus yang lebih muda atau lebih tua dari rentang usia tersebut biasanya kurang cocok untuk dikawinkan karena kurang stabil dalam hal kesehatan dan itu, perhatikan juga karakteristik ikan discus yang akan dipilih sebagai pasangan. Pastikan ikan discus yang dipilih memiliki warna dan corak yang cocok dan seimbang. Memilih pasangan ikan discus yang memiliki warna dan corak yang berbeda-beda bisa menghasilkan anak ikan dengan warna dan corak yang lebih beragam. Perhatikan juga ukuran tubuh pasangan ikan discus, sebaiknya memilih pasangan ikan discus yang memiliki ukuran tubuh yang seimbang. Selain itu, perhatikan juga kondisi fisik ikan, pastikan ikan discus yang dipilih sebagai pasangan dalam keadaan sehat dan bebas dari penyakit. Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, diharapkan dapat memilih pasangan ikan discus yang cocok untuk dikawinkan dan menghasilkan anak ikan yang sehat dan Bagaimana cara melakukan pemijahan ikan discus yang berhasil?Pemijahan ikan discus dapat dilakukan dengan beberapa langkah berikutPersiapan Kondisi AirPastikan kondisi air yang akan digunakan untuk pemijahan sudah sesuai dengan kebutuhan ikan discus. Suhu air harus sekitar 29-30 derajat Celsius, pH berkisar antara 6,0-6,5, dan tingkat kekeruhan air Induk IkanPilihlah ikan discus yang sehat dan matang secara seksual sebagai induk pemijahan. Biasanya, induk jantan memiliki ukuran kepala lebih besar dan memiliki garis vertikal yang lebih terlihat, sedangkan induk betina umumnya memiliki perut yang lebih membulat. Berikan makanan yang bergizi pada ikan selama Tempat PemijahanBuatlah tempat pemijahan yang sesuai dengan kebutuhan ikan discus. Anda bisa menggunakan aquarium khusus untuk pemijahan, atau memasang separator di dalam aquarium induk. Pastikan lingkungan pemijahan tersebut bersih dan tidak ada tumbuhan atau benda keras yang bisa membahayakan ikan selama lingkungan pemijahan siap, pindahkan induk jantan dan betina ke tempat tersebut. Ikan discus biasanya akan mulai membangun sarang berupa cakram atau batang daun di permukaan substrat. Setelah sarang selesai, induk jantan akan mengeluarkan sperma yang akan dibuahi oleh telur yang dikeluarkan oleh induk LarvaSetelah telur menetas, larva ikan discus akan menempel pada permukaan substrat atau di dalam sarang. Berikan makanan yang sesuai untuk larva, seperti infusoria atau telur artemia yang sudah di eclos. Pastikan kondisi air tetap stabil dan tidak ada gangguan dari ikan lain atau beberapa langkah untuk melakukan pemijahan ikan discus yang berhasil. Selalu perhatikan kebersihan dan kondisi air selama proses pemijahan dan perawatan Berapa lama waktu inkubasi telur ikan discus?Waktu inkubasi telur ikan discus bervariasi tergantung pada beberapa faktor seperti suhu air, kualitas telur, dan kondisi kesehatan ikan. Secara umum, waktu inkubasi telur ikan discus adalah sekitar 48-72 jam sejak telur tersebut diletakkan oleh pasangan ikan perlu diingat bahwa pada suhu air yang lebih rendah dari 28 derajat Celsius, waktu inkubasi telur ikan discus bisa lebih lama. Sebaliknya, pada suhu air yang lebih tinggi dari 30 derajat Celsius, waktu inkubasi telur ikan discus bisa lebih cepat. Oleh karena itu, perlu menjaga suhu air pada rentang yang ideal untuk memastikan keberhasilan dalam inkubasi telur ikan itu, perlu diingat bahwa setelah telur menetas, larva ikan discus membutuhkan perawatan yang cermat dan nutrisi yang cukup untuk tumbuh dan berkembang dengan baik. Pemberian makanan yang tepat dan menjaga kebersihan lingkungan akuarium sangat penting untuk memastikan kesehatan dan pertumbuhan larva ikan beberapa pertanyaan yang sering muncul di kalangan penghobies ikan hias mengenai ikan discus. Semoga bermanfaat ya

Ikanhias Discus memiliki tubuh yang unik. Tubuhnya terlihat pipih saat dilihat dari depan dan terlihat lebar saat dilihat dari bagian samping. Oleh sebab itu ikan ini kurang pas jika dipelihara di dalam kolam, dan lebih cocok jika menjadikannya sebagai ikan hias air tawar aquarium. Ikan hias Discus memiliki nama latin Symphysodon Discus.

ο»ΏIkan Discus, juga dikenal sebagai ikan Pompadour atau Symphysodon, adalah salah satu ikan air tawar yang paling populer di kalangan penggemar akuarium. Ikan Discus dikenal karena kecantikan dan keunikan corak dan warnanya yang menarik, sehingga menjadi incaran bagi para pecinta ikan hias. Ikan ini berasal dari perairan Amazon, Amerika Selatan, dan termasuk dalam keluarga Discus terkenal karena bentuk tubuhnya yang pipih dan cekung, serta kepala besar dan mulut yang sedikit menghadap ke atas. Warna dan corak ikan Discus bervariasi dari biru, merah, kuning, hijau, ungu, hingga oranye, dengan pola bintik-bintik atau lingkaran yang menarik. Bahkan, terdapat jenis Discus yang dikenal sebagai Albino Discus yang memiliki warna putih atau di balik keindahannya, ikan discus juga dikenal sebagai ikan yang sangat sulit dipelihara. Ada beberapa faktor yang membuat ikan discus sulit dipelihara, dan inilah yang akan kita bahas dalam artikel Sifat alami ikan discusIkan discus memiliki sifat alami yang membuat mereka sulit dipelihara. Mereka adalah ikan yang sangat sensitif terhadap perubahan lingkungan. Mereka juga sangat pemilih dalam hal makanan, suhu air, dan kualitas air. Ikan discus cenderung stres dan mudah sakit, bahkan dengan sedikit perubahan lingkungan. Oleh karena itu, perawatan yang cermat dan perhatian ekstra diperlukan untuk menjaga ikan discus tetap Kebutuhan lingkungan yang spesifikIkan discus membutuhkan lingkungan yang sangat spesifik untuk bertahan hidup. Mereka membutuhkan suhu air yang cukup hangat, biasanya sekitar 28-30 derajat Celsius. Mereka juga membutuhkan air yang sangat bersih dan berkualitas tinggi, dengan pH sekitar dan kekeruhan air yang sangat rendah. Air yang tidak memenuhi standar kualitas tertentu dapat menyebabkan stres pada ikan discus dan membuat mereka mudah terserang Makanan yang spesifikIkan discus memiliki kebutuhan makanan yang sangat spesifik. Mereka membutuhkan makanan yang kaya protein dan rendah serat. Makanan harus diatur dalam porsi yang tepat dan harus diberikan secara teratur. Selain itu, makanan ikan discus harus sangat segar, karena ikan discus tidak suka makanan yang sudah Memerlukan perhatian ekstraIkan discus memerlukan perhatian ekstra dalam hal perawatan. Mereka membutuhkan lingkungan yang steril dan kondisi air yang sangat tepat. Pemilik ikan discus harus selalu memantau kualitas air, termasuk suhu dan pH. Selain itu, mereka juga harus memastikan bahwa ikan discus diberi makan dengan porsi yang tepat dan makanan harus selalu segar. Pemilik ikan discus juga harus memastikan bahwa ikan discus tidak terganggu oleh faktor-faktor stres seperti suara atau Harga yang relatif mahalIkan discus terkenal dengan harga yang relatif mahal dibandingkan dengan ikan hias lainnya. Ini dikarenakan ikan discus membutuhkan perawatan yang cermat dan lingkungan yang spesifik, serta memerlukan waktu yang lama untuk tumbuh besar. Harga ikan discus yang mahal ini membuatnya kurang terjangkau bagi beberapa kesimpulan, ikan discus memang sangat sulit dipelihara. Namun, dengan perawatan yang cermat dan teliti, ikan discus dapat tetap sehat dan hidup lama. Pemilik ikan discus harus memahami sifat alami ikan ini dan memenuhi kebutuhan lingkungan yang sangat spesifik. Hal ini meliputi mengatur suhu dan kualitas air dengan cermat, memberikan makanan yang tepat, dan memberikan perhatian ekstra terhadap ikan menjaga kualitas air, pemilik ikan discus harus memonitor pH, kekeruhan, dan suhu air secara teratur. Selain itu, mereka harus melakukan pergantian air secara rutin dan memastikan bahwa filter air berfungsi dengan baik. Pemilik ikan discus juga harus memilih jenis makanan yang tepat, seperti makanan ikan discus yang sudah disediakan di pasaran. Porsi makanan harus diatur dengan tepat, dan makanan harus selalu itu, pemilik ikan discus harus menghindari faktor-faktor stres yang dapat mempengaruhi kesehatan ikan. Hal ini dapat dilakukan dengan memastikan bahwa ikan discus ditempatkan di tempat yang tenang, bebas dari suara bising atau getaran. Pemilik ikan discus juga harus memperhatikan tanda-tanda penyakit dan mengambil tindakan segera jika ikan terlihat sakit atau kesimpulan, perawatan ikan discus memang memerlukan perhatian ekstra dan upaya yang cermat. Namun, jika Anda dapat memenuhi kebutuhan lingkungan yang spesifik dan memberikan perawatan yang tepat, ikan discus akan memberikan keindahan yang luar biasa bagi akuarium Anda.
HeckelDiscus, atau Symphysodon discus, adalah ikan asli dari wilayah tengah / timur Amazon, berasal dari Rio Negro di Brasil.Spesies ini mudah dibedakan dari spesies lainnya. Tubuhnya memiliki sembilan batang yang melintang secara vertikal di seluruh tubuh, batang pertama, kelima, dan kesembilan lebih tebal dibandingkan dengan yang ditunjukkan oleh spesies lain.
Ikan Discus memiliki nama ilmiah yaitu Symphysodon yang habitat aslinya berada di Lembah Sungai Amazon. Ikan air tawar ini memiliki banyak penggemar karena corak warna pada sisiknya sangat menarik dan ini akan membahas hal-hal yang berkaitan dengan ikan satu ini mulai dari karakter, jenis-jenisnya, cara merawatnya hingga cara membudidayakannya. Berikut adalah ulasannyaKarakter Ikan DiscusJenis Ikan Discus SubspeciesBrown DiscusGreen DiscusBlue DiscusHeckle atau Red DiscusJenis Ikan Discus BreedingBlue diamondPearl pigeonRed melonRed marlboroCheckerboard PigeonGolden yellow diamondRafflesiaSan MerahBlue TurquoiseBlue ScorpionCara Merawat Ikan DiscusCara Budidaya Ikan DiscusHarga Ikan DiscusKarakter Ikan DiscusSecara umum, ikan satu ini memiliki bentuk tubuh yang pipih dan bulat menyerupai lempengan cakram yang berdiri tegak. Semua jenis ikan ini memiliki tubuh yang dibalut oleh warna dasar merah Discus yang saat ini banyak dijual memiliki warna-warna yang bervariasi dan menarik. Perbedaan dan variasi warna antara ikan satu dengan lainnya berbeda berdasar pada breeder atau warna sisiknya yang menarik, ikan yang memiliki panjang garis tubuh hingga mencapai 15 cm ini juga memiliki corak mata yang menawan. Kebanyakan dari ikan ini memiliki mata yang berwarna panjang tubuh yang berkisar 20 – 25 cm, ikan ini bisa bertahan hidup cukup lama mulai dari 8 hingga 15 tahun. Untuk bertahan hidup, ikan ini mengkonsumsi cacing, ikan kecil dan beberapa sifat Ikan Discus yang khas dan cukup berbeda dengan ikan lainnya. Berikut adalah karakteristik utama ikan yang banyak dijumpai di Peru, Brazil dan Kolombia iniPenyendiriSifat utama dari ikan yang disebut sebagai king of aquarium ini adalah penyendiri, tidak suka mengganggu dan hanya mau berkumpul dengan heran jika Anda akan melihat ikan ini berkumpul hanya dengan kelompok yang ikan satu ini cukup jinak dan ramah saat dipelihara. Namun ikan ini bisa berubah menjadi agresif saat melindungi teritorinya dan ikan-ikan kecil, serta saat bersama dengan ikan satu ini memiliki tubuh yang ramping, saat bergerak dan berenang, ikan ini cenderung cukup lambat. Sehingga banyak orang mengkategorikan ikan ini sebagai ikan yang pasif, ikan ini juga rentan terhadap keadaan lingkungan yang berubah. Ikan satu ini memiliki sensitivitas yang tinggi terhadap perubahan suhu dan kualitas Anda tertarik untuk memelihara ikan ini, Anda disarankan untuk memeliharanya di ruangan yang tertutup. Hal ini untuk menghindari perubahan cahaya atau hal lain yang mampu mengganggu ikan Ikan Discus SubspeciesJenis Ikan Discus diklasifikasikan ke dalam 4 kategori, yaituBrown DiscusJenis ini memiliki warna dasar coklat tua di sepanjang tubuhnya. Selain itu juga terdapat garis vertikal yang memanjang dari kepala hingga seluruh ini juga memiliki garis di dahi hingga punggung berwarna biru, kemudian dari punggung ke ekor berwarna kemerahan. Ikan yang berasal dari Belem ini, memiliki panjang sekitar 13 cm saat menginjak usia DiscusDiscus jenis ini dibagi lagi menjadi 2 kategori yaitu Peruvian Green dan Teffe Green. Kedua jenis ini dibedakan berdasar pada habitat asal dari ikan jenis Green banyak ditemukan di negara Peru. Ikan satu ini memiliki warna dasar di tubuhnya yaitu coklat hingga kuning keemasan dengan tingkat kecerahan yang tidak terlalu seluruh tubuhnya terdapat bintik-bintik atau bercak yang berwarna merah. Untuk membedakannya dengan ikan lain, ikan jenis ini memiliki warna merah di area pinggir jenis Teffe Green berasal dari Danau Teffe, Brazil. Seluruh tubuhnya dihiasi oleh gari-garis yang berwarna hijau. Sama seperti Peruvian Green, ikan ini juga memiliki warna merah di area pinggir ada di alam liar, kedua jenis ikan ini merupakan yang paling kuat untuk bertahan. Panjang tubuh ikan dewasa dari jenis ini berkisar hingga 30 DiscusIkan jenis ini berasal dari wilayah Manaus, Brazil. Ikan ini dihiasi oleh garis-garis berwarna biru di seluruh tubuhnya, namun sirip dan duburnya bertepikan warna tubuh ikan dewasa bisa mencapai 20 cm, dan sudah mengalami kematangan kelamin saat memiliki panjang sekitar 10 atau Red DiscusIkan ini berasal dari wilayah Rio Negro, Brazil. Warna dasarnya dibentuk oleh paduan garis-garis yang berwarna biru dan merah yang saling ini diputus oleh garis tegak berwarna hitam. Panjang tubuh ikan dewasa mencapai 15 Ikan Discus BreedingTerdapat cukup banyak macam Ikan Discus yang dibedakan berdasar pada teknik breeding dan warna tubuhnya,yaituBlue diamondBlue Diamond memiliki warna biru tua di seluruh tubuhnya dan di bagian sirip berwarna biru dan agak putih. Saat terpapar sinar matahari, warna biru dan putih di bagian sirip tampak pigeonPearl pigeon juga memiliki tubuh yang diselimuti warna merah cerah, namun juga terdapat bintik-bintik yang berwarna putih. Kombinasi warna ini membuat ikan ini terlihat sangat melonSeluruh tubuh ikan red melon dibalut oleh warna merah yang pekat. Jika terkena sinar matahari, warna merah ini akan tampak menyala dan marlboroSedikit berbeda dengan ikan red melon, ikan red marlboro memiliki warna merah sedikit lebih cerah dan di bagian kepala berwarna putih agak PigeonSeluruh tubuh ikan ini dibalut oleh warna putih yang memiliki garis-garis merah di atasnya. Bagian kepalanya berwarna kuning yang yellow diamondSeperti namanya, warna dasar dari tubuh ikan ini adalah kuning keemasan. Hampir tidak ada warna lain yang muncul di tubuh ikan satu ini memiliki warna tubuh yaitu merah cerah yang disertai dengan pola-pola berwarna putih tidak MerahSeperti namanya, seluruh tubuh ikan ini dibalut oleh warna merah, kecuali bagian kepala yang berwarna sedikit keputihan. Juga terdapat garis-garis tegak di tubuh ikan satu TurquoiseWarna dasar dari tubuh ikan ini adalah biru yang dihiasi oleh garis-garis merah yang memanjang di seluruh ScorpionIkan ini juga memiliki warna dasar biru yang dihiasi oleh garis berwarna merah. Perbedaannya dengan blue turquoise adalah garis-garis merah ini lebih tipis dan tampak Merawat Ikan DiscusUntuk menjaga ikan satu ini supaya sehat saat berada di aquarium, ada beberapa hal yang wajib Anda perhatikan. Berikut adalah cara merawat Ikan DiscusMemasang Penghembus UdaraPenghembus udara atau yang sering disebut sebagai aerator berfungsi untuk mengatur sirkulasi udara yang ada di dalam aquarium. Jika sirkulasi udara tidak lancar, maka karbon dioksida akan mengendap di dasar zat yang berat, kandungan karbon dioksida yang terlalu banyak bisa menjadi racun bagi ikan. Batas normal kadar zat ini di aquarium berada di bawah 12 LampuMemasang lampu pada akuarium memiliki tujuan untuk menggantikan sinar matahari. Mengingat ikan satu ini sangat sensitif pada perubahan lingkungan sekitarnya, cahaya lampu yang konsisten mampu menjaga lampu serta level penerangannya bisa disesuaikan dengan situasi ruangan apakah gelap atau cukup terang. Lampu yang sering digunakan adalah fluorescent atau neon FilterFilter adalah komponen aquarium yang sangat penting karena berfungsi untuk menjaga kebersihan air. Selain itu, filter juga mampu mengontrol racun seperti nitrat dan amonia yang diproduksi oleh ikan itu Anda bisa menjaga kebersihan aquarium dengan mengganti airnya secara berkala, filter bisa membantu meringankan tugas Mutu AirAir sebagai habitat utama ikan sangat penting untuk dijaga mutu serta volumenya. Bahkan sebelum ikan dimasukkan ke dalam aquarium, air tersebut harus diolah terlebih yang baik berasal dari air sumur atau PDAM yang sudah diberikan penghembus udara selama 2 hari. Fungsinya adalah untuk memisahkan kandungan-kandungan yang buruk pada Pakan yang BaikAnda bisa memilih apakah makanan yang akan dikonsumsi oleh ikan ini berasal dari bahan alami atau kimia asal memiliki kualitas yang baik. Yang jelas, porsi makan ikan harus diperhatikan dengan memastikan takaran pakan yang baik, Anda bisa memperhatikan jumlah pakan yang dihabiskan oleh ikan selama 10 menit pertama. Sisa pakan harus segera Budidaya Ikan DiscusUntuk membudidayakan Ikan Discus, hal dasar yang harus dipersiapkan hampir sama dengan cara merawatnya. Anda harus memperhatikan mutu air, cahaya, aerator serta alat lain yang menunjang kondisi habitat yang Anda tertarik, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan, yaituMemilih calon indukInduk ikan yang baik adalah induk ikan yang dipelihara sejak masih muda dan kecil. Hal ini bertujuan untuk membiasakan Anda memberi pakan dan merawat habitat ikan sebaiknya mencari pasangan induk yang baik dan diberi makan jentik-jentik nyamuk atau cacing merah kecil. Untuk membedakan kelamin ikan ini, yang jantan biasanya berwarna lebih cerah dan bergerak lebih calon induk yang baik biasanya berkisar 5 – 8 cm. Jika sudah mencapai umur beberapa bulan dan panjangnya sudah cukup yaitu 15 cm ke atas, maka pasangan induk ini bisa memilih pasangannya pemijahanUntuk melakukan proses pemijahan, Anda harus memperhatikan volume air dari aquarium Anda. Pastikan ketinggian airnya tidak kurang dari 30 cm karena bisa mengakibatkan pasangan induk malas untuk juga harus mempersiapkan sebuah tempat di dalam aquarium guna menyimpan telur ikan. Alat yang bisa digunakan adalah vas bunga atau botol yang terbuat dari tanah pemijahan dilakukan saat Discus betina memproduksi telur dan menempelkannya pada bagian luar botol. Kemudian Discus jantan akan mengeluarkan cairan berwarna putih yang akan melakukan pembuahan terjadi, telur akan menetas kira-kira 3 hari setelahnya. Burayak atau benih ikan yang masih menempel ini akan dijaga oleh induknya karena belum bisa burayakBurayak yang baru lahir tidak boleh dipisahkan dengan induknya. Burayak ini harus mendapatkan asupan makanan dari induknya sendiri melalui proses setelah menetas, Anda bisa melatih benih ikan untuk mengkonsumsi pakan berupa naupli artemia atau daphnia saring. Saat benih ikan ini sudah berumur sebulan, Anda bisa menjualnya ke pihak Ikan DiscusHarga Ikan Discus berbeda-beda berdasar pada jenis dan keunikan warna yang dimilikinya. Semakin beragam dan menarik warnanya, maka harga yang dibanderol oleh para breeder juga semakin mengetahui berapa harga yang dibanderol untuk masing-masing jenis ikan, berikut adalah daftarnyaJenisHargaBlue – – – – – yellow diamondMencapai per kilogramSan – – ScorpionMencapai – Blue ke – – – luar daftar harga di atas, ikan satu ini juga memiliki jenis ikan yang dibanderol hingga belasan juta rupiah. Ikan-ikan ini merupakan hasil persilangan yang menghasilkan warna-warna yang sangat Discus Albino Bulldog Checkerboard dan Albino Bulldog Blue Diamond bisa dibanderol dengan harga mencapai Rp12 juta. Harga ini biasanya dibandrol untuk indukan Ikan Discus Bulldog Leopard Snake dihargai hingga Rp10 juta. Harga ini dipasang untuk harga indukan yang memiliki panjang sekitar 4 inch atau 10 ulasan artikel mengenai hal-hal yang berhubungan dengan Ikan Discus. Ikan satu ini tidak hanya indah dipandang mata, tetapi juga bisa sangat menguntungkan jika Anda berbisnis ikan ini.
ikandiscus memiliki sifat cenderung Ikan Mas Hias Ras : Sejarah, Jenis dan Cara Ikan Mas Hias Ras : Sejarah, Jenis dan Cara Memelihara - Hai sobat berkebun.co.id, kali ini kita akan membahas tentang Ikan Mas Hias . Ikanini pertama kali diperkenalkan oleh Dr. Heckel pada tahun 1840. Ikan discus berasal dari sungai amazon, ikan ini mempunyai bentuk tubuh yang pipih dan cenderung bulat menyerupai elips. Ikan discus memiliki warna-warna cerah pada tubuhnya, selain itu banyak corak dan motif menarik yang ada pada tubuh ikan discus ini. Hargaikan discus biasanya dikategorikan dari warna dan kerumitan pola batik yang dipunyainya. Jika warna yang dipunyai semakin cerah dan pola batiknya semakin rumit, maka harga ikan discus tersebut akan semakin mahal. Biasanya harga bibit ikan discus berkisar antara Rp2.000,00 - Rp10.000,00 per ekor dan harga ikan hias discus dewasa Rp20.000 PiBDKHZ.
  • x5i68l6667.pages.dev/351
  • x5i68l6667.pages.dev/27
  • x5i68l6667.pages.dev/180
  • x5i68l6667.pages.dev/111
  • x5i68l6667.pages.dev/204
  • x5i68l6667.pages.dev/307
  • x5i68l6667.pages.dev/381
  • x5i68l6667.pages.dev/184
  • x5i68l6667.pages.dev/208
  • ikan discus memiliki sifat cenderung